Dada Puisi Arohi

(buat ahmad)

aku berjalan di dadanya yang terbakar
kata-kata telah ia hapus dari kertas
puisi yang tadinya kompas
kini menggelembung jadi asap

ia tak mengajarkanku membaca puisi
melainkan menjadi puisi
“manunggaling kawula lan puisi,” begitulah
sukmanya bertajali dengan sukmaku

kadang ia gandhi
kadang ia ruhani
kadang ia nyawiji
kadang ia si sederhana ahmadi

dadanya hutan belantara
tempatku singgah meminum api
melepas mimpi
dan kembali beranjak pergi

kini ia kusebut arohi di dalam hati
bukan karena tumhiho menenggelamkan pedih
melainkan karena akronim ahmad rohani
dan isyarat dari ar-rahim

aku berjalan di dadanya yang terbakar
dada yang hutan belantara
dada yang menghapus puisi
dengan airmata tanpa kata-kata.

Balikpapan, 4 Maret 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s