Sajak Mendayung Rindu

pesawat-kertas

Aku tidur di pangkuan malam
Dalam dekapan
Jiwa melelap
Siapa bicara jika cara tak bersapa?
Malam menidurkanmu
Kelam merindukanmu

O, rindu tak bisa ditidurkan …
O, rindu tak mengenal waktu untuk menjadi hantu ….

Rindu adalah bidadari
Ia hadir untuk hidup berwarna
Ia adalah rongrongan waktu yang menyapamu tanpa tahu
Meski ia tak tunduk pada waktu
Sebab rindu lebih bertinta
Menyusuri gelap malamku
Menimang lembayung
Mendayung dalam linang matamu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s