Sajak Titik Politik

Critic10008

Politik terlalu politis,
padahal, lebih pun tak harus berlebihan, bukan?
Kekuasaan hari ini adalah asupan kebutuhan,
baginya, keinginan dan kebutuhan tak ada perbedaan.

Cinta menuai cinta,
dan politik didominasi konflik,
makmur dan hancur adalah dialektika menuju kubur,
politik bukan sinthesa,
ia hadir hari ini sebagai pembunuh Tuhan Yang Maha Esa …
itu nyata, tak butuh bantah.

Politik harusnya sebagai kuda-kuda,
bukan menjadi kuda
yang dipakai untuk melayani perintah inlander,
yang akhirnya membuat kuda minder ….

setiap hari politik lahir dari larik,
ia dilahirkan mantik dan terurai dalam semantik,
baranya dipetik,
virusnya membuat manusia tak berkutik,

O, politik terlalu politik …
biarlah sajak ini kuakhiri tanpa titik

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s