Sabda Cinta 4 Penyair

4Penyaiir

“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada,” ujar Sapardi Djoko Damono.

“Cinta yang berbobot itu tidak sederhana. Seperti ‘Romeo-Juliet’ dan ‘Laila-Majenun’!” sanggah Sutardji Calzoum Bachri.

“Cinta itu sederhana, di dalamnya ada bahagia. Kita saja yang pelik, seolah semua harus jadi milik,” tawar Candra Malik mencoba menengahi.

“Wis yo cuuk, asu kabeh …. markincuuuk!” pekik Sujiwo Tejo sambil menggenggam toa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s