Budak Waktu

Setiap pagi adalah mimpi buruk,
Ia mengganggu nikmat tidur,
Matahari merangkak,
Dan para pembunuh waktu harus berangkat kerja,

Cepat, jangan telat!
Suara hati melengking dalam batin,
Berdesak dan berhimpit itu kewajibanmu,
wahai budak waktu….

Kami jamaah kantor,
Pergi pagi pulang sore,
Diburuh waktu mencari uang,
Membunuh waktu tanpa kenang,
Hari tua adalah ketakutan,
Tuanya hari membudakkan,

Hei, kereta kita sudah penuh,
Barangkali kalau ia manusia akan muntah,
Kelebihan penumpang itu biasa,
Kepatuhan adalah takdir manusia,
Menjadi relawan itu sia-sia,
Maukah kau menjadi relawan kereta?

Yang dicari manusia adalah butuh,
Yang membunuh manusia adalah waktu,
Waktu dan manusia saling membunuh,
Tua dan kaku menjadi sesuatu.

Oh, budak waktu,
Rasanya aku jenuh,
Manusia bukan batu,
Hakikat bukan itu…
Hidup tak semati itu….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s