Kinara

Oleh Adellia Putri

Di puisiku,

kau hidupkan setiap aksara kisah berisi takdir,

Kau rangkai sejuta angan menjadi kalimat tiada akhir,

Masih ada sejuta paragraf cantik yang harus kita tulis bersama, agar segala kenang bisa menjadi titik,

Tidak hanya koma.

Tak mengapa ruang dan waktu mengutuk kebersamaan kita saat ini,

Namun ini baru hanya akan menjadi awal,

Tak kusalahkan kau bersenda gurau dengan kecemasan,

Memilih tersenyum di tengah risau kesedihan,

Di antara puisi keindahan,

Ingat, jutaan kelopak mata belum rangkum kita susun,

Kuncup-kuncup makna butuh zat hijau berdaun untuk jatuh sebagai embun….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s