Kematian Akal

Ekonomi dan propaganda uang dalam arus simbol dan konsumsi gaya mengakibatkan hilangnya logika sederhana untuk menyanggah keanehan ideologi politik warna warni yang mengusungkan diri sendiri menjadi pahlawan kesiangan Zoro yang berkuda membela rakyat kecil.

Dan media penyambung hidup ditemui dalam transportasi massal yang disesaki oleh manusia-manusia yang berdesak dan saling menghimpit tanpa partisi sehingga setiap kulit saling bersentuhan mengirim impuls seks menjadi libido tanpa dominasi akal sehat, yang kemudian berakhir pada pelecehan seksual dan dikriminalisasi oleh berita televisi menjadikan pengguna transportasi umum sebagai kambing hitam dari segala sisi.

Substansi kemenangan terletak di dengkul kapitalisme yang terpampang di etalase dengan harga ratusan dolar. Melihat industri menjadi pergolakan seni dan berpihak, seperti peniruan besar dalam definisi pencipta, Francis Fukuyama yang hebat membuat dongeng ilmiah sebagai acuan wajib para pemikir konspiratif. Dan makna adalah seribu asumsi manusia yang menjelma lewat wacana hermeneutika dan interpretasi permainan kata dan angka.

Konspirasi gelap dalam balutan media massa yang berhasil menghegemoni massa yang putus asa karna kekeringan tak kunjung basah sebab jasa adalah komersialisasi tahta dan kuasa.

Mendengar gumam pemberontakan dalam bungkusan sajak suara seperti ocehan Adolf Hitler di depan meja parlementeria, yang ceriah, menyimak kuliah, dan menstimulus perjuangan di suriah.

Kesadaran adalah embrio revolusi…
Kesadaran adalah embrio revolusi…
Kesadaran adalah embrio revolusi…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s