Salinan Dari Buku

Emile Durkheim membagi bunuh diri menjadi tiga kategori sosial: egoistik, altruistik, dan anomik.

1. Bunuh diri egoistik berlaku pada seseorang yang tidak terintegrasi kuat ke dalam kelompok sosial tertentu. Kekurangan integrasi keluarga menjelaskan mengapa orang yang tidak menikah lebih rentan terhadap bunuh diri ketimbang orang yang menikah, dan mengapa pasangan yang dikaruniai keturunan adalah kelompok yang paling terlindung.

2. Bunuh diri altruistik berlaku pada orang yang menerima bunuh diri sebagai bagian dari cara mereka bergabung ke dalam suatu kelompok. Sebagai contoh adalah prajurit Jepang yang mengorbankan dirinya dalam perang. 

3. Bunuh diri anomik berlaku bagi mereka yang proses integrasinya ke dalam suatu kelompok sosial tertentu mengalami gangguan atau hambatan, atau mereka tidak dapat mengikuti aturan dan norma yang berlaku. Anomi menjelaskan mengapa perubahan yang drastis pada situasi ekonomi membuat seseorang lebih rentan daripada ketika mereka memperoleh keberuntungan. Anomi juga mengacu kepada instabilitas sosial, dan hancurnya nilai dan standar suatu komunitas secara umum.

“Sadock BJ, Sadock VA. Kaplan & Sadock’s Synopsis of psychiatry. 10th ed. New York: Lippincott Williams and Wilkins; 2007. P. 900-901”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s